Bengkulu,– Tegur sapa salam merupakan budaya ramah tamah yang menjadi pondasi komunikasi sosial masyarakat di tanah air. Yang memiliki nilai erat untuk membangun hubungan, komunikasi menjadi akrab,dan peduli satu sama lain, serta menjadi dasar yang kuat dalam membangun kinerja Aparatus Sipil Negara (ASN).
Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu terus memperkuat budaya Tegur, Sapa, Salam (TSS) sebagai bagian dari pembentukan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Penerapan budaya tersebut menjadi salah satu upaya mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN.
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., melalui Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., dalam evaluasi dan konsolidasi bersama tim kerja 9 Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Jumat, 7/8/2026.
Weldi mengatakan budaya Tegur, Sapa, Salam (TSS) merupakan implementasi nilai-nilai dasar ASN yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan orientasi pelayanan kepada masyarakat. Evaluasi dan konsolidasi dalam rangka meningkatkan tugas pokok pelayanan internal.
Dikatakan Plt. Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, budaya TSS perlu dianut dipegang bagi sejumlah ASN di lingkup Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu yang mencapai 300 orang lebih. "ASN di Kemendukbangga/BKKBN Bengkulu hingga Agustus 2026 terdata sebanyak 362 orang terdiri dari PNS sebanyak 51 orang, Penyuluh Lapangan KB dan Petugas KB (PLKB/PKB) sebanyak 286 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 20 orang dan tenaga outsourcing atau alih daya lima orang. Semua komponen tersebut perlu mengedepankan pelayan berbudaya TSS," ujar Weldi.
"ASN Kemendukbangga/BKKBN harus responsif, cepat tanggap, dan solutif dalam melayani kebutuhan masyarakat. Sikap ini merupakan bagian penting dari core values ASN BerAKHLAK, khususnya pada nilai Berorientasi Pelayanan dan Adaptif guna menghadapi perubahan zaman yang dinamis".
Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu berkomitmen menjadikan budaya Tegur, Sapa, Salam sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari. Dengan demikian, penguatan integritas dan peningkatan kualitas pelayanan publik dapat berjalan seiring dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, berorientasi pada kepuasan masyarakat, serta sukses meraih predikat ZI-WBK dan hasil optimal dalam Evaluasi Pelayanan Publik Kemendukbangga/BKKBN
Untuk itu pihaknya segera membuat program pelatihan pelayanan publik bagi ASN di Perwakilan BKKBN Bengkulu. "Pelatihan pelayanan publik bagi ASN harus responsif agar aparatur mampu mendeteksi, memahami, dan menanggapi kebutuhan serta keluhan masyarakat dengan cepat, tepat, dan solutif. Responsivitas merupakan kunci utama membangun kepercayaan masyarakat serta mewujudkan core values ASN BerAKHLAK," demikian Weldi.(irs)
Penulis : Idris Chalik
Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Rilis : Jumat,(7/8/2026).
.jpeg)
