![]() |
| Gambar: Logo Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026 dengn tema Ayah Wajib Hadir. |
![]() |
| Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., (kanan) dan Host Selamat Pagi Bengkulu RBTV, Ranggi Dwinanda pada Program dengan tema: Ayah Harus Hadir (klik) |
Sejarah dan Esensi "Ayah Harus Hadir" di RBTV
Mengawali rangkaian edukasi publik, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., hadir sebagai narasumber dalam program Selamat Pagi Bengkulu di RBTV yang mengangkat tema "HARGANAS: Ayah Harus Hadir".
Dalam dialog tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu mengulas kembali sejarah panjang penetapan Hari Keluarga Nasional serta dasar pelaksanaannya yang terus relevan dari masa ke masa sebagai fondasi pembangunan bangsa. dr. Zamhir menegaskan bahwa dalam momentum HARGANAS ke-33 ini, kehadiran sosok ayah menjadi sorotan utama.
"Ayah tidak hanya diwajibkan memenuhi nafkah secara materi, tetapi juga harus hadir secara emosional bagi anak-anaknya. Kehadiran emosional seorang ayah sangat krusial bagi tumbuh kembang anak yang optimal," ujar dr. Zamhir.
![]() |
| Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. Zamhir Setiawan, M.Epid., (tengah), Psikolog Klinis, Wendri Surya Pratama, M.Psi., Psikolog., (kanan), Host Program Bengkulu Bicara, Rofadhila Azda (kiri) pada Program Bengkulu Bicara di TVRI Bengkulu dengan tema: Momentum Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital (klik) |
Pengasuhan Era Digital dan Dampak Psikologis di TVRI Bengkulu
Komitmen Kemendukbangga/BKKBN dalam memperkuat peran inklusif ayah juga digaungkan melalui siaran Bengkulu Bicara di TVRI Bengkulu dengan tema "Momentum Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital".
Hadir bersama psikolog klinis, Wendri Surya Pratama, M.Psi., Psikolog., dialog ini mengupas tuntas pentingnya pola asuh berimbang (co-parenting). Dari perspektif psikologis, Wendri menjelaskan bahwa keterlibatan aktif ayah secara nyata mampu meningkatkan rasa percaya diri pada anak. Anak-anak yang mendapatkan perhatian seimbang dari kedua orang tua—tidak hanya bertumpu pada ibu—terbukti memiliki ketahanan mental yang lebih baik, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini.
![]() |
| Screenshoot: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. Zamhir Setiawan, M,Epid., (kanan), Ketua PD IBI Provinsi Bengkulu, Puti Hajar, S.IKom., S.ST., M.Kes., (tengah) dan Host Program Bengkulu Bicara RRI Bengkulu, Agnes pada Program Bengkulu Bicara di RRI Bengkulu dengan tema: Ciptakan Keluarga Sejahtera Melalui Program Keluarga Berencana, (klik). |
Kolaborasi Kemendukbangga/BKKBN dan IBI: Luncurkan Program "AMAN" di RRI Bengkulu
Tak hanya berfokus pada pengasuhan, peran ayah juga diintegrasikan dalam keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Melalui dialog interaktif di RRI Bengkulu yang bertajuk "Ciptakan Keluarga Sejahtera Melalui Program Keluarga Berencana", BKKBN Bengkulu mengumumkan langkah strategis baru.
Bersama Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Bengkulu, Puti Hajar, S.IKom., S.ST., M.Kes., Kemendukbangga/BKKBN resmi meluncurkan Program Ayah Idaman (AMAN). Program ini lahir sebagai jawaban atas tantangan Pasangan Usia Subur (PUS), di mana penggunaan kontrasepsi sejauh ini masih didominasi oleh pihak ibu.
Melalui Program AMAN, para suami didorong untuk terlibat aktif dalam komitmen dan pengambilan keputusan pemilihan KB. Kemendukbangga/BKKBN bersama bidan di lapangan akan mengintensifkan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada pasangan suami istri sejak masa kehamilan. Langkah ini bertujuan agar suami lebih aktif mendampingi istri, memahami kesehatan reproduksi, mengawal periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta mengarahkan keputusan yang tepat terkait KB Pasca Persalinan (KBPP).
Agenda Utama Perayaan HARGANAS ke-33 di Bengkulu
Sebagai puncak dari momentum HARGANAS ke-33 Tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu telah menyiapkan serangkaian kegiatan semenarik mungkin yang menyasar langsung masyarakat luas.
Agenda utama perayaan tersebut akan dipusatkan di Kantor Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu pada Kamis, 9 Juli 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan bermanfaat, antara lain:
- Jalan Santai bersama keluarga
- Bazaar UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor)
- Gelar Dagang produk lokal
- Donor Darah
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Melalui seluruh rangkaian agenda ini, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., berharap masyarakat Bengkulu dapat merasakan manfaat langsung sekaligus menangkap pesan kuat tentang betapa pentingnya peran keluarga, khususnya kehadiran seorang ayah, dalam membangun fondasi bangsa yang kuat dan sejahtera.(humas)
Penulis : Humas Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Editor : Humas Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Rilis : Jum'at, 3 Juli 2026.
Punya cerita atau gagasan seputar keluarga dan program Bangga Kencana? Yuk, bagikan tulisan Anda dan jadilah agen perubahan bersama Redaksi Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu!
Media Center Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
prov.bengkulu@kemendukbangga.go.id / kemendukbanggabkkbnbengkulu@gmail.com
bengkulu.kemendukbangga.go.id / keluargabengkulu.id
Telp./Fax : (0736) 8051144
Whatsapp : 0852-7967-1596
Alamat : Jalan Pembangunan no. 10, Jembatan Kecil, Singaran Pati, Kota Bengkulu, Bengkulu. 38824 (google maps)
Ikuti Media Sosial Kami:
Facebook : BKKBN Bengkulu
Instagram : kemendukbangga_bkkbnbengkulu
Threads : kemendukbangga_bkkbnbengkulu
Tiktok : kemendukbangga_bengkulu
Twitter/X : bkkbnbengkulu
Youtube : Kemendukbangga BKKBN Provinsi Bengkulu
Saluran Whatsapp : Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Tentang Kemendukbangga/BKKBN
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunanan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;
Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


.jpeg)

.jpeg)