Selasa, 02 Juni 2026

Lansia Bukan Beban, Tetapi Aset Bangsa yang Menjadi Soko Guru Pembangunan




                 Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dr. H. Zamhir Setiawan.,M.Epid

Bengkulu,– Keberadaan kelompok lanjut usia (lansia) tidak seharusnya dipandang sebagai beban pembangunan. Sebaliknya, lansia merupakan aset bangsa yang memiliki pengalaman, pengetahuan, serta nilai-nilai kehidupan yang dapat diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi pembangunan keluarga dan masyarakat.

Secara nasional populasi lansia di tanah air terus mengalami peningkatan, saat ini telah mencapai angka sekitar 10 persen atau sekitar 34 juta jiwa. Hal itu menunjukkan kian meningkatnya keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan masyarakat, dapat diperkirakan jumlah lansia makin tumbuh dan di Bengkulu jumlah lansia mencapai 204 ribu jiwa, kata Kepala Perwakilan Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan., M.Epid. saat membuka peringatan Hari Lansia Nasional ke-30 Tahun 2026 di Kota Bengkulu, Selasa,(2/6/2026). 

"Populasi lansia yang kian meningkat itu didukung atas keberhasilan pemerintah dalam membangun program kesehatan di masyarakat. Sehingga angka usia harapan hidup (UHH) di tanah air terus meningkat. Peningkatan angka harapan hidup (UHH) rata-rata mencapai 71 hingga 74 tahun secara nasional menjadi indikator keberhasilan kualitas kesehatan," ujar Zamhir.


"Angka harapan hidup yang makin meningkat karena keberhasilan pemerintah dalam membangun bidang kesehatan dan gizi yang makin baik, dengan usia harapan hudup mencapai 71 tahun".

Disebutkan Zamhir bahwa sebanyak 21 dari 38 provinsi di Indonesia telah memasuki fase struktur penduduk tua (aging population) dengan persentase populasi lanjut usia (berusia 60 tahun ke atas) yang melampaui angka 10 persen, yang diantaranya terdapat Provinsi Bengkulu.

Dalam upaya meningkatkan ketahanan lansia, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) mengembangkan program Lansia Berdaya (SIDAYA) untuk memberdayakan kelompok orang tua agar mandiri tidak ketergantungan dengan orang lain/lingkungan. SIDAYA adalah program unggulan dari Kemendukbangga/BKKBN. Program ini berfokus pada pemberdayaan kelompok lanjut usia (lansia) agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.(irs)


Penulis    : Idris Chalik
Editor    : Tim kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Rilis      : Selasa,(2/6/2026)

Baca Lainnya