Jumat, 24 April 2026

Sanitasi Sehat dan Hunian Layak Dorong Percepatan Penurunan Stunting


                                 Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari, S.H., M.H

Bengkulu,- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu menilai ketersediaan hunian layak huni menjadi salah satu faktor penting dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah ini. Rumah yang sehat, memiliki sanitasi baik, akses air bersih, ventilasi cukup, serta lingkungan yang aman dinilai mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Program bedah rumah menjadikan pendamping dalam pencegahan stunting. pada 2025 tahun lalu BKKBN setempat melalui aksi gotong royong bersama mitra dengan program bedah rumah layak huni membangun  sebanyak dua unit rumah. Dengan dukungan dana sebesar Rp.40 juta," kata Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari, S.H., M.H kepada pewarta di Bengkulu, Jumat, (24/4/2026).

Bedah rumah layak huni dilakukan atas berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa kondisi tempat tinggal yang tidak layak menjadi salah satu penyumbang tingginya risiko stunting. Lingkungan yang kumuh, minim sanitasi, serta kurangnya akses air bersih dapat memicu penyakit infeksi berulang pada anak, sehingga menghambat penyerapan gizi dan pertumbuhan.

Pemerintah bersama berbagai pihak kini terus mendorong program pembangunan dan renovasi rumah layak huni bagi keluarga berisiko stunting. Langkah ini dipadukan dengan intervensi gizi, edukasi pola asuh, serta peningkatan layanan kesehatan bagi ibu dan anak.

                  Berbagai upaya dan strategi pemerintah dalam pencegahan dan penurunan stunting

Dengan hunian yang sehat dan nyaman, keluarga diharapkan mampu menciptakan lingkungan terbaik bagi anak-anak untuk tumbuh kuat, cerdas, dan sehat. Karena itu, penyediaan rumah layak huni bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi besar bagi lahirnya generasi masa depan bebas stunting," ujar Kepala BKKBN Bengkulu.

Ia menambahkan, upaya terus dilakukan dalam akselerasi percepatan penurunan stunting di daerah ini. Selain program bedah rumah, BKKBN bersama pemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Utara akan menindak lanjuti kerjasama dalam pengoptimalan sampah. Selain mengurai debit yang berlimpah juga dapat menjadikannya limbah bermanfaat. Dengan melibatkan tenaga penyuluh untuk bersama-sama mengedukasi keluarga di masing-masing daerah binaan.

"Kita segera menjalin kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam mengoptimalkan sampah. Kerjasama itu dengan memberdayakan sejumlah tenaga penyuluh di daerah," tutup Zamhari.(irs)

Penulis : Idris Chalik
Editor : Mardhotillah Layli, S.Sos., M.Sos
Rilis : Jumat,(24/4/2026)

Baca Lainnya