BENGKULU – Ruang kerja Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Bengkulu tampak lebih hangat pada Rabu (16/9/2026). Di ruangan tersebut, dua lembaga strategis duduk bersama menyatukan gagasan dan menyelaraskan langkah demi satu cita-cita besar: membangun keluarga Bengkulu yang sehat, sejahtera, dan bebas dari stunting.
Jajaran pimpinan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., hadir melakukan kunjungan audiensi. Didampingi Sekretaris Perwakilan, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., serta Ketua Tim Kerja 1 (Pengelolaan Kependudukan), Agus Veriansyah Dalimunthe, S.Kom., M.Stat., rombongan disambut hangat oleh Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani, SE., M.M. Turut mendampingi dalam diskusi tersebut Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Dr. Ir. Hisbah Varina, M.Si., Katim Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat, Feri Nashrullah, SE., M.Si., serta Penelaah Teknis Kebijakan, Heny Widyastuti, S.K.M.
Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (BANGGAKENCANA) sekaligus mengakselerasi percepatan penurunan stunting di Bumi Merah Putih.
Garda Terdepan dan Angka 18,8 Persen
Fokus utama dalam diskusi ini tertuju pada penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Sebagai garda terdepan pelaksanaan Strategi Nasional P3S di bawah koordinasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, TP3S tidak bekerja sendiri. Di lapangan, tim ini bergerak selaras dengan Penyuluh KB (PKB/PLKB) dan berbagai mitra lintas sektor.
Langkah terpadu ini menjadi jawaban konkret atas tantangan prevalensi stunting di Provinsi Bengkulu yang saat ini berada di angka 18,8% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 Dalam Angka. Menurunkan angka tersebut membutuhkan kerja keroyokan yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
Inovasi Nutrisi: Program GENTING hingga MBG 3B
Untuk menekan angka stunting secara langsung, Kemendukbangga/BKKBN mendorong berbagai program unggulan berbasis kolaborasi, diantaranya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Aksi nyata program ini adalah menggalang kemitraan dengan pihak swasta dan masyarakat dalam menyalurkan bantuan untuk rumah layak huni, sumber air bersih, jamban sehat, nutrisi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Contoh konkrit yang telah berjalan adalah penyaluran belasan ribu butir telur bagi anak-anak Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kota Bengkulu.
Tak berhenti di situ, perhatian ekstra juga diarahkan pada masa-masa krusial kehidupan melalui Program Makanan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B). Langkah ini diambil untuk memastikan asupan gizi terpenuhi sejak masa kehamilan hingga balita, memotong rantai risiko stunting sedini mungkin.
Navigasi Pembangunan Melalui PJPK 2025–2029
Selain intervensi gizi di lapangan, penanganan isu kependudukan juga memerlukan arah kebijakan strategis jangka panjang. Dalam audiensi ini, dibahas pula implementasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029 Provinsi Bengkulu.
Sebagai pedoman strategis dari Kemendukbangga/BKKBN, PJPK berfungsi mengintegrasikan sasaran dan indikator kependudukan nasional ke dalam dokumen perencanaan daerah, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD). Dengan masuknya indikator ini ke dalam dokumen perencanaan Bapperida, program kependudukan memiliki pijakan regulasi dan anggaran yang kuat.
Cita-Cita Bersama
Audiensi ini diakhiri dengan komitmen kuat dari kedua belah pihak. Sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN dan Bapperida Provinsi Bengkulu diharapkan menjadi kunci utama agar seluruh program Bangga Kencana berjalan optimal.
Melalui perencanaan yang terstruktur dan aksi nyata di lapangan, asa itu kian jelas: mewujudkan keluarga Bengkulu yang berkualitas, tangguh, dan sepenuhnya bebas dari stunting.(humas)
.jpeg)
