Bengkulu,-Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) kian menampakkan perannya sebagai ujung tombak dalam memperkuat ekonomi keluarga di tanah air. Di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, UPPKA dengan bantuan alat teknologi tepat guna (ATTG) kian menegaskan kehadiran sebagai wadah pemberdayaan yang mendorong keluarga, khususnya akseptor KB, untuk lebih mandiri dan produktif sebagai pembangunan nasional.
Di Provinsi Bengkulu terdapat ratusan kelompok pelaku ekonomi kecil menengah yang disebut kelompok UPPKA yang tersebar di sejumlah daerah kabupaten dan kota di Bengkulu. Kelompok ini berfungsi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi mikro akar rumput yang bertujuan meningkatkan pendapatan dan kemandirian finansial keluarga akseptor KB.
UPPKA berperan sebagai pelaku ekonomi produktif, fasilitator wirausaha, dan penggerak ekonomi desa. Yang relevan dengan program pembangunan dari pinggiran, strategi pembangunan yang berfokus pada pemerataan infrastruktur dan ekonomi, dimulai dari daerah terluar, perbatasan, pedesaan, hingga wilayah tertinggal," kata Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari, S.H., M.H melalui Ketua Tim Kerja II Bidang Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Bengkulu Agus Veriansyah Dalimunthe, S.Kom.,M.Stat.
" Kurun tiga tahun terkahir beberapa kelompok UPPKA di sejumlah kabupaten yang telah menerima alat bantu peningkatan produksi untuk mendorong kemandirian kelompok usaha tersebut, selain memberikan alat peningkatan produksi, BKKBN tetap membuka ruang bagi binaan untuk merambah pasar luar dengan mengikutsertakan dalam berbagai moment gelar dagang," ujarnya kepada pewarta di Bengkulu, Rabu,(8/4/2026).
Dia mengatakan bahwa program yang digagas oleh BKKBN ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga membangun ketahanan keluarga melalui kegiatan usaha mikro berbasis rumah tangga. Melalui pelatihan, pendampingan, serta akses permodalan, anggota UPPKA didorong untuk mengembangkan berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, kerajinan.
Menurut Agus, keberadaan UPPKA juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan penghasilan tambahan yang diperoleh dari usaha, keluarga dapat memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan akses pendidikan anak, serta menjaga kesehatan keluarga.(irs)
Editor : Mardhotillah Layli, S.Sos., M.Sos
Rilis : Rabu,(8/4/2026).
