Kamis, 23 Juli 2026

HAN 2026 di Bengkulu: Komitmen Bersama Cetak Generasi Bebas Stunting Menuju Indonesia Emas 2045

Foto: Upacara peringatan Hari Anak Nasional 2026 Provinsi Bengkulu di Halaman Upacara DP3AP2KB Provinsi Bengkulu.

BENGKULU – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Provinsi Bengkulu tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Bagi masyarakat lokal, momentum yang digelar di Halaman Kantor DP3AP2KB Provinsi Bengkulu pada Kamis (23/7/2026) tersebut menjadi angin segar yang membawa harapan nyata bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak-anak di daerah.

Diinisiasi melalui kolaborasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu, peringatan tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”

Masyarakat menyambut positif pesan kuat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, yang dibacakan dalam momen tersebut. Penekanan pada tiga pilar utama kasih sayang, perlindungan dari kekerasan (termasuk di ruang digital), serta pembukaan akses seluas-luasnya untuk meraih cita-cita menjadi kebutuhan mendesak yang dirasakan dampaknya oleh para orang tua saat ini.


Foto: Upacara peringatan Hari Anak Nasional 2026 Provinsi Bengkulu di Halaman Upacara DP3AP2KB Provinsi Bengkulu.

Komitmen BKKBN: Mewujudkan Generasi Emas 2045 Tanpa Stunting

Kemendukbangga/BKKBN menegaskan komitmen penuhnya untuk mengawal masa depan anak-anak Bengkulu. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., menegaskan bahwa momentum Hari Anak Nasional adalah pendorong utama bagi seluruh pihak untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh secara optimal.

"Kemendukbangga/BKKBN berkomitmen penuh mendukung seluruh proses tumbuh kembang anak agar mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting. Anak-anak yang sehat dan berkualitas hari ini adalah kunci utama untuk melahirkan generasi hebat yang siap mengusung cita-cita besar Generasi Indonesia Emas 2045," tegas dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid.

Beliau menambahkan bahwa intervensi gizi dan pengasuhan positif di tingkat keluarga merupakan pondasi awal yang tidak bisa ditawar dalam mencetak SDM unggul masa depan.


Foto: Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si. membacakan amanat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi pada Upacara peringatan Hari Anak Nasional 2026 Provinsi Bengkulu di Halaman Upacara DP3AP2KB Provinsi Bengkulu.

Dampak Nyata: Dari Ruang Keluarga hingga Pencegahan Stunting

Bagi para keluarga di Bengkulu, fokus program yang diusung Kemendukbangga/BKKBN memberikan panduan praktis yang menyasar langsung ke akar permasalahan masyarakat:

  • Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) & Active Fathering: Warga mengapresiasi dorongan keterlibatan aktif sosok ayah dalam pengasuhan. Kehadiran ayah secara emosional terbukti menguatkan ketahanan keluarga sebagai benteng utama perlindungan anak.
  • Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG 3B): Program yang menargetkan Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat berpenghasilan rendah dalam menjaga kecukupan gizi anak sejak dini.
  • Penguatan Layanan Keluarga: Kehadiran program seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), hingga Lansia Berdaya (SIDAYA) memberikan ekosistem pendukung yang utuh bagi percepatan penurunan stunting di daerah.

"Anak-anak butuh lingkungan yang aman dan pemenuhan gizi yang cukup. Kehadiran program seperti penyaluran makanan bergizi dan dorongan pengasuhan positif dari kedua orang tua membuat kami sebagai masyarakat merasa tidak berjuang sendirian," ungkap salah satu warga yang hadir mengapresiasi fokus program tersebut.


Foto: Foto: Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si. menyalami anggota Forum Anak Nasional pada upacara Hari Anak Nasional 2026 di Halaman Upacara DP3AP2KB Provinsi Bengkulu.

Sinergi Pemerintah untuk Masa Depan Anak

Upacara peringatan HAN 2026 ini dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si. Event ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat serta ASN dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu.

Melalui sinergi erat antar-lembaga dan dukungan penuh masyarakat, komitmen peringatan Hari Anak Nasional 2026 diharapkan terus terwujud dalam aksi nyata melindungi hak anak, mengikis angka stunting, dan menyiapkan anak-anak Bengkulu menjadi bagian penting dari Generasi Indonesia Emas 2045.(humas)

Gambar: Flyer Instagram Ucapan Hari Anak Nasional Tahun 2026 @kemendukbangga_bkkbnbengkulu.


Baca Lainnya