Jumat, 22 Mei 2026

Perkuat Program Bangga Kencana dan Tekan Stunting, Kepala BKKBN Bengkulu Audiensi dengan Bupati Kaur

Foto: Foto Bersama Audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu ke Bupati Kaur di Rumah Dinas Bupati (21/05/2026).
KAUR – Dalam rangka memperkuat sinergitas program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, dr. Zamhir Setiawan, M.Epid., melakukan kunjungan audiensi ke Pemerintah Kabupaten Kaur pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kedatangan Kepala BKKBN Bengkulu didampingi oleh Plt. Sekretaris Perwakilan BKKBN Bengkulu, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., dan Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan, Agus Veriansyah Dalimunthe, S.Kom., M.Stat. Rombongan disambut hangat oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., bersama Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kaur, Evana Tursyahdia, S.IP., di Rumah Dinas Bupati.

Foto: Audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., (kiri) kepada Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., (kanan) dalam penguatan Program Bangga Kencana di Kabupaten Kaur (21/05/2026).

Apresiasi PJPK dan Penguatan Program Bangga Kencana

Selain untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru, dr. Zamhir Setiawan memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan pesan strategis terkait penguatan program Bangga Kencana di Kabupaten Kaur.

Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kaur yang telah sukses menyusun dan merampungkan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) hingga resmi disahkan menjadi Peraturan Bupati (Perbup).

"Dokumen PJPK ini sangat krusial karena akan menjadi pedoman strategis bagi Pemerintah Kabupaten Kaur. Dengan adanya Perbup ini, indikator-indikator kependudukan dapat terakomodasi secara langsung dan terintegrasi ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," ujar dr. Zamhir.

Foto: Audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., (tengah) kepada Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., (kanan) didampingi oleh Plt. Sekretaris Perwakilan BKKBN Bengkulu, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., dan Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan, Agus Veriansyah Dalimunthe, S.Kom., M.Stat. dalam penguatan Program Bangga Kencana di Kabupaten Kaur (21/05/2026).

Komitmen Penurunan Stunting Melalui Gerakan GENTING

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting. Bupati Kaur, Gusril Pausi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kaur, Ny. Poppy Tatriansi Gusril, telah resmi dikukuhkan sebagai Orang Tua Asuh dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Melalui gerakan GENTING ini, Pemkab Kaur berkomitmen untuk memberikan:

Pendampingan khusus bagi keluarga berisiko.

Pemenuhan kebutuhan gizi optimal bagi balita stunting.

Pemantauan kesehatan secara berkala guna memastikan balita keluar dari kategori stunting.

Foto: Audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., (kiri) kepada Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., (kanan) dalam penguatan Program Bangga Kencana di Kabupaten Kaur (21/05/2026).

Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045 dan Selamat HUT Kaur ke-23

Di sela-sela audiensi, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu juga turut menyampaikan ucapan selamat hari jadi yang ke-23 untuk Kabupaten Kaur. Pada tahun 2026 ini, hari jadi Kabupaten Kaur dimeriahkan melalui gelaran Festival Gurita yang mengusung tema "Sambal Langat Gurita Kaur untuk Nusantara", sebuah simbol kemajuan dan potensi daerah yang semakin dikenal di kancah nasional.

Menutup audiensi, dr. Zamhir menaruh harapan besar agar seluruh program Bangga Kencana di Kabupaten Kaur dapat berjalan dengan lancar dan maksimal.

"Sinergi yang kuat antara Kemendukbangga/BKKBN dan Pemkab Kaur ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (Humas)

Baca Lainnya