KEMENDUKBANGGA/BKKBN - Bengkulu Tengah — Suasana haru bercampur bangga menyelimuti aula sederhana itu. Senyum para lanjut usia merekah di balik wajah-wajah yang telah dipahat waktu. Mengenakan selempang dan toga sederhana, puluhan lansia duduk rapih dibarisan kursi mereka menanti momen yang mungkin tak pernah mereka bayangkan sebelumnya yaitu wisuda.
Dua Sekolah Lansia di Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis, 12/2/2026 pagi resmi melepas puluhan peserta didik lanjut usia yang telah menyelesaikan proses pembelajaran nonformal tentang kesehatan, psikologi, spiritualitas, hingga keterampilan hidup mandiri. Bagi mereka, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol bahwa belajar tidak pernah mengenal batas usia.
Sekolah Lansia Kasih Ibu Desa Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa melepas sebanyak 43 orang lansia yang semuanya para perempuan. "Sekolah Lansia Bahagia" Desa Padang Ulak Tanjung Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu melepas sebanyak 32 orang yang dilepas langsung Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah H. Eliandes Kori, M.Si.
Ditengah puluhan lansia, Eliandes hadir bersama Sekretaris Perwakilan Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Nesianto, S.E., M.M., untuk melepas wisudawan/ti sekolah tersebut.
Dalam sambutannya Ellandes Kori, M. Si menyebutkan, wisuda ini babak baru untuk menyongsong hari menata kesehatan para, lansia.
"Pemerintah daerah kabupaten berkomitmen untuk menggerakkan program sekolah bagi orang tua di daerah itu." Sekolah lansia sebagai gerakan berkelanjutan kedepan, dalam membangun kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kita mendukung sekolah lansia agar dapat dibentuk tiap desa, minimal ada ditiap kecamatan, sehingga nantinya membentuk orangtua menjadi mitovator bagi generasi, keluarga dan masyarakat," kata Eliandes, di Aula Pondok Bukit Kandis Bengkulu Tengah, Kamis, (12/2/2026).
Dia mengajak dinas teknis untuk membuat rencana kerja kedepan dalam program sekolah lansia. Karena kami percara lansia berdaya merupakan aset daerah untuk memberikan dorongan kepada pemerintah, " kata Eliandes.
Sekretaris Perwakilan BKKBN Bengkulu Nesianto dalam sambutannya menyampaikan melalui program Bina Keluarga Lansia (BKL) berkomitmen penuh dalam mendukung peningkatan kualitas hidup lansia. Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) bukan hanya sekadar tempat belajar, melainkan wadah untuk lansia tetap berdaya, berbagi pengalaman, bersosialisasi, dan menjaga kesehatan fisik maupun mental.
Sekolah lansia menjawab persoalan kependudukan dimana populasi lansia yang kian tinggi yang didukung oleh tingkat kesehatan masyarakat. Saat ini usia harapan hidup masyarakat meningkat dari 69 tahun menjadi 73 tahun. Dengan hal tersebut maka sekolah lansia patur untuk berada di setiap desa.
Melalui kurikulum 7 Dimensi Lansia Tangguh—yakni spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, dan lingkungan—kami berharap para lansia tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga produktif dan bermartabat.
Belajar Sepanjang Hayat
Program Sekolah Lansia dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup para warga usia lanjut agar tetap aktif, sehat, dan produktif. Selama mengikuti kegiatan, para peserta mendapatkan materi tentang pola hidup sehat, pengelolaan emosi, relasi sosial, hingga penguatan peran lansia dalam keluarga dan masyarakat.
Salah satu wisudawan, Sl (67), mengaku bangga bisa menyelesaikan program tersebut. Ia mengatakan awalnya ragu mengikuti kelas karena merasa sudah terlalu tua untuk belajar. Namun keraguan itu sirna ketika ia merasakan manfaatnya.
“Sekarang saya lebih percaya diri, tahu cara menjaga kesehatan, dan merasa masih berguna bagi keluarga,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Sekolah Lansia tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga ruang kebersamaan. Banyak peserta mengaku menemukan kembali semangat hidup setelah rutin bertemu teman sebaya, berbagi cerita, dan saling memberi dukungan.(irs)
Penulis : Idris Chalik
Editor : Mardhotillah Layli, S.Sos., M.Sos
Rilis : Kamis,(12/2/2026).
Sumber Foto : Media Center Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Media Center Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
prov.bengkulu@bkkbn.go.id / kemendukbanggabkkbnbengkulu@gmail.com
bengkulu.kemendukbangga.go.id / keluargabengkulu.id
Telp./Fax : (0736) 8051144
Whatsapp : 0852-7967-1596
Alamat : Jalan Pembangunan no. 10, Jembatan Kecil, Singaran Pati, Kota Bengkulu, Bengkulu. 38824
Facebook : BKKBN Bengkulu
Instagram : kemendukbangga_bkkbnbengkulu
Threads : kemendukbangga_bkkbnbengkulu
Tiktok : kemendukbangga_bengkulu
Twitter/X : bkkbnbengkulu
Youtube : Kemendukbangga BKKBN Provinsi Bengkulu
Saluran Whatsapp : Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Tentang Kemendukbangga/BKKBN
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunanan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;
Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar