Bengkulu,-Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, dr. Zamhri Setiawan, M.Epid. menyebutkan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) pada pelayanan KB perlu perhatian untuk ditingkatkan guna menekan risiko medis. Selain itu, SOP berfungsi untuk menjamin kualitas layanan kontrasepsi yang aman sesuai dengan standar kesehatan nasional.
"SOP pada pelayanan KB reguler maupun momentum perlu ditingkatkan, baik standar dalam penggunaan sarung tangan medis dikenal sebagai handscoon hingga penggunaan masker medis pelindung wajah".
Oleh karena itu, penekanan terhadap kepatuhan SOP dalam penggunaan APD lengkap menjadi poin yang tidak boleh ditawar oleh setiap tenaga medis di lapangan. Mulai dari penutup kepala, kacamata pelindung (goggles)/face shield, gaun medis, hingga celemek khusus harus dikenakan secara disiplin sesuai dengan jenis tindakan kontrasepsi yang diberikan. Penerapan APD lengkap ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah prosedur wajib untuk memutus rantai kontaminasi silang dan memastikan seluruh proses pelayanan KB berjalan steril dan higienis.
Langkah ini krusial untuk menekan risiko medis, mengoptimalkan perlindungan akseptor, dan tenaga medis serta dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang disediakan. "Dengan mengedepankan pelayanan berstandar maka dapat memberikan jaminan terhadap 321.194 pasangan usia subur (PUS) di Provinsi Bengkulu untuk lebih sehat," kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhir Setiawan saat pertemuan tatap muka bersama sejumlah pegawai di lingkup Perwakilan BKKBN Bengkulu, Senin, (18/5/2026).
"Kita terus mendorong peningkatan SOP pelayanan KB agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, cepat, dan sesuai standar kesehatan. Petugas harus mengedepankan profesionalitas, kedisiplinan, serta penggunaan sarana pendukung kesehatan demi menjaga kualitas pelayanan kepada akseptor KB." tambahnya.
Penggunaan masker dalam pelayanan KB untuk menjaga kebersihan dan higienitas pelayanan kesehatan. Mencegah penularan penyakit menular melalui droplet. layanan yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi petugas maupun akseptor. Serta mendukung standar pelayanan kesehatan yang profesional.
Penulis : Idris Chalik
Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Rilis : Senin,(18/5/2026)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar