Selasa, 31 Maret 2026

Arus Mudik Idul Fitri 2026, BKKBN Jaring Ratusan PUS Ber-KB di Posko Bangga Kencana

                                 

                                       Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari,S.H., M.H

Bengkulu,- Momentum arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencanan Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu memanfaatkan pekan posko bangga kencana secara optimal dengan memperluas layanan keluarga berencana. Pekan posko mudik Bangga Kencana yang berlangsung 13-27 Maret-2026 yang tersebar di berbagai titik strategis, ratusan pasangan usia subur (PUS) berhasil dijaring untuk mendapatkan pelayanan KB.

Tidak hanya menjadi tempat istirahat bagi pemudik, posko ini juga bertransformasi menjadi pusat edukasi dan layanan kesehatan keluarga dan pelayanan KB. Petugas KB memberikan konseling langsung terkait pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, serta pencegahan kehamilan berisiko.

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari, S.H. M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jemput bola, mendekatkan layanan kepada masyarakat yang sedang dalam mobilitas tinggi. “Momentum mudik adalah waktu yang tepat menjangkau keluarga, terutama PUS yang mungkin selama ini sulit mengakses layanan KB,” ujarnya.

                                     Pelayanan KB dengan metode Jangka Panjang (implant)

Ketua tim kerja I Bidang Akses Kualitas Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Else Triana Putri,S.K.M., M.A.P secara terpisah menyampaikan  bahwa pelayanan arus mudik BKKBN melayani 804 peserta KB dengan berbagai jenis dan metode kontrasepsi modern. Capaian itu menunjukkan program KB masih menjadi prioritas keluarga dalam meningkatkan kesehatan reprouksi. Selain itu untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

" KB bagi keluarga tidak hanyak menjarangkan jarak kehamilan dan kelahiran, akan tetapi lebih dari pada untuk mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan mandiri. Kita melihat peserta sebanyak itu terdapat peserta suntik sebanyak 387 akseptor pil 323 peserta, kondom sebanyak sembilan akseptor. Sementara peserta dengan menggunakan kontrasepsi jangka panjang seperti implant sebanyak 58 akseptor, intera uterine device (IUD) 14 akseptor dan medis operatif wanita atau digenal dengan tubektomi.

Dengan capaian ratusan PUS ber-KB selama arus mudik, sebagai bukti BKKBN selalu hadir ditengah masyarakatdan BKKBN berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas di tanah air.(irs)

Penulsi : Idris Chalik
Editor : Mardhotillah Layli., S.Sos., M.Sos
Rilis : Selasa, (31/3/2026)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya