Kamis, 05 Maret 2026

Alfiyero, Membawa GenRe Energi Baru Dengan Arah Baru

 


Bengkulu,- Dari sebuah bilik sederhana ruang studio radio BKKBN yang jauh dari gemerlap panggung besar terdengar suara lantang, suara itu bukan sekadar ajakan, tetapi seruan perubahan. Di sanalah Alfiyero, seorang penggerak muda, menyalakan kembali semangat Generasi Berencana (GenRe) untuk bangkit—beranjak dari ruang diskusi menuju aksi nyata.

Alfiyero Ramadhan Kurniawan lahir 19 November 2004, kini aktif sebagai mahasiswa semester delapan di salah satu perguruan tinggi negeri di Bengkulu. Dia dipercaya sebagai Ketua Umum Forum GenRe Provinsi Bengkulu 2025/2026. Posisi yang cukup bergengsi dikalangan remaja itu kini telah dikuasainya selama dua periode. Ia terpilih menjadi pengurus forum GenRe melalui pemilihan pada awal tahun 2026 belum lama ini. 

Dia menyarankan kembali agar semua pengurus forum tersebut untuk terus memegang teguh motto " Setahun Mengabdi, Seumur Hidup Menginspirasi". Motto yang sangat melekat pada ajang apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) yang dikembangkan oleh BKKBN. Alfiyero menceritakan perjalanan dan pengalamannya di Forum GenRe hingga akhirnya dipercaya memimpin organisasi tersebut pada periode 2025/2026. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinannya akan membawa semangat baru dengan pendekatan yang lebih kreatif dan dekat dengan kehidupan remaja masa kini.

Di bawah payung program BKKBN, GenRe telah lama menjadi wadah edukasi remaja tentang pentingnya merencanakan masa depan. Namun bagi anak muda Alfi sapaan akrabnya, menyebutkan arah gerakan ini perlu ditegaskan ulang. “Diskusi itu penting, tapi aksi jauh lebih menentukan,” ujarnya dalam sebuah acara yang OBSKEN (Obrolan Keren BKKBN) di Studio Radio BKKBN Bengkulu, Kamis, (5/3/26).

Dari Ruang Diskusi Menuju Aksi Nyata Generasi Berencana

Tekad itu kembali ditegaskan bahwa GenRe tak lagi sekadar menjadi slogan, melainkan gerakan sadar masa depan. Di bawah komandonya, dia membawa mimpi besar agar GenRe kini melangkah dengan arah baru—lebih adaptif, kolaboratif, dan berani menjawab tantangan zaman. "GenRe harus merubah langkah nyata, memulai dari ruang diskusi menuju aksi nyata untuk mengabdi dan menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda. "Penguatan program edukasi, Forum GenRe Bengkulu berencana menghadirkan kegiatan yang lebih kreatif dan menarik bagi remaja. Salah satunya adalah rencana pelaksanaan GenRe Fun Run, yang diharapkan menjadi wadah kampanye positif bagi remaja sekaligus memperkenalkan program GenRe kepada masyarakat secara lebih luas. 

                           

Dari Edukasi ke Inspirasi

Arah baru GenRe menekankan pada perubahan pendekatan dari sekadar penyuluhan menjadi gerakan inspiratif berbasis komunitas. Para duta dan pengurus Forum GenRe kini tak hanya hadir di panggung seremoni, tetapi aktif menembus sekolah, kampus, hingga ruang-ruang digital, sampai mampu hadir di tengah masyarakat untuk menjadi inspirator. Media sosial dimanfaatkan sebagai kanal edukasi kreatif. Konten-konten pendek, diskusi daring, hingga podcast remaja menjadi sarana menyampaikan pesan tentang pentingnya menunda usia perkawinan, menjauhi perilaku berisiko, serta merancang masa depan dengan matang. “Remaja hari ini tidak bisa didekati dengan cara lama. Mereka butuh keteladanan dan ruang dialog,” sebut Alfiyero.

Menurut dia, GenRe dapat menjadi magnit menguatkan akar komunitas. GenRe Baru mengajak untuk penguatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai ujung tombak. PIK-R tidak lagi hanya menjadi papan nama di sekolah, tetapi difungsikan sebagai ruang aman berbagi cerita, konsultasi sebaya, dan pusat literasi kependudukan. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, organisasi kepemudaan, hingga komunitas kreatif menjadi strategi penting. Dengan pendekatan pentahelix—melibatkan akademisi, pemerintah, komunitas, media, dan dunia usaha—GenRe diarahkan menjadi gerakan kolektif, bukan sekadar program sektoral.

Menyalakan Harapan

Meskipun masih tergolong usia muda, Alfiyero yang kini masih duduk di bangku kuliah banyak menaruh harapan untuk terwujudnya generasi muda yang berkualitas. Agar sebuah harapan terwujud, GenRe dituntut untuk berani berubah yang menjadi tantangan generasi muda." GenRe Energi Baru, Arah Baru adalah tentang keberanian berubah. GenRe lahir dari kesadaran bahwa remaja bukan sekadar objek program, melainkan subjek perubahan. Mereka bukan hanya penerima pesan, tetapi pembawa pesan," katanya.

Di tangan generasi muda yang sadar rencana, masa depan Indonesia menemukan pijakan. Dari ruang-ruang kecil diskusi hingga panggung besar kebijakan, Bersama 11 forum GenRe yang tersebar disejumlah daerah kabuipaten dan kota di Bengkulu. Untuk bergerak perlahan namun pasti—menyalakan harapan, merawat mimpi, dan memastikan setiap langkah remaja hari ini adalah fondasi keluarga berkualitas esok hari.

Melalui program OBSKEN (Obrolan Keren) di radio BKKBN Bengkulu, GenRe berharap dapat memberikan ruang diskusi yang inspiratif sekaligus memperkuat peran remaja dalam merencanakan masa depan yang lebih baik. Dengan semangat “Energi Baru, Arah Baru”, Forum GenRe Bengkulu diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi remaja yang sehat, berencana, dan berprestasi.(irs)

Penulis : Idris Chalik
Editor : Mardhotillah Layli, S.Sos., M.Sos
Rilis : Kamis,(5/3/2026)



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya