Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari, S.H., M.H
Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) memberikan layanan pendampingan kepada para orang tua, calon orang tua dan pengasuh salah satu nya melalui kelas pengasuhan secara daring yaitu Tamasya di Kelas Orang Tua Hebat (KERABAT). Kegiatan ini kembali digelar di TAMASYA di KERABAT (Kelas Orang Tua Hebat) Seri 7 Tahun 2026 dengan mengangkat tema “Gizi pada Kehamilan dan Pemantauan Gizi Menuju Kehamilan Sehat”. Sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil melalui pemenuhan dan pemantauan gizi secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi percepatan penurunan stunting serta penguatan ketahanan keluarga sejak masa kehamilan.
Program yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, penyuluh keluarga berencana (PKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader BKB, hingga lintas sektor terkait. Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan setiap ibu hamil mendapatkan edukasi, pendampingan, serta akses layanan kesehatan yang optimal.
Dalam pelaksanaannya, TAMASYA di KERABAT Seri 7 menitikberatkan pada pemantauan status gizi ibu hamil, termasuk pemeriksaan rutin, pemberian makanan tambahan, serta edukasi pola makan sehat berbasis kebutuhan nutrisi ibu dan janin. Para ahli gizi turut berperan aktif memberikan pemahaman langsung kepada keluarga tentang pentingnya asupan gizi seimbang selama masa kehamilan.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menyasar peningkatan kesadaran keluarga terhadap pentingnya peran ayah dan lingkungan sekitar dalam mendukung kesehatan ibu hamil. Pendekatan berbasis keluarga dinilai efektif dalam menciptakan kehamilan yang sehat dan aman.
Melalui TAMASYA di KERABAT Seri 7 Tahun 2026, diharapkan lahir generasi yang lebih sehat, berkualitas, dan bebas dari risiko stunting. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia unggul sejak dari dalam kandungan.
Zamhari berharap program ini sebagai momentum penguatan keluarga." Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum penguatan keluarga. Karena kita percaya, keluarga adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak. Jika keluarga kuat, maka bangsa pun akan kuat," ujarnya.
Dengan pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan, TAMASYA menjadi salah satu inovasi BKKBN dalam membangun fondasi kesehatan keluarga sejak masa kehamilan, sebagai langkah awal menuju Indonesia Emas 2045 mendatang.(***)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar