Dalam kunjungan kerja tersebut dr. Zamhir Setiawan, M.Epid. didampingi oleh Plt. Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Weldi Suisno, S.pd., M.E., dan Ketua Tim Kerja 4 Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Edi Sofyan, S.E., M.M. disambut langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.A.P., didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Utara, H. Fitriyansyah, S.STP., M.M., Asisten I Sekretariat Daerah (Setdakab) Kabupaten Bengkulu Utara, Bari Oktari, S.STP., Kepala Dinas PPKB Kab. Bengkulu Utara Nova Hendriani, S.K.M., M.M. dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara di kantor Bupati Kabupaten Bengkulu Utara. Bupati Bengkulu Utara menyampaikan terimakasih atas Kerjasama yang telah dilakukan oleh Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Bersama pemerintah kabupaten Bengkulu utara dalam rangka implementasi program Bangga Kencana dan percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Bengkulu utara. "insyaallah sinergisitas seperti ini yang kita inginkan, agar percepatan penurunan stunting di Bengkulu Utara ini bisa kita atasi" ujar Bupati Bengkulu Utara.
Dalam kunjungan kerja tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu mengatakan bahwa kunjungan dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terhadap Program Pembangunan keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana serta percepatan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara. "Dalam kunjungan ke Bengkulu Utara ini sebagai apresiasi atas prestasi yang luar biasa terkait dengan dukungan Program Bangga Kencana di Provinsi Bengkulu" ucap dr. Zamhir.
Adapun topik utama pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah penanganan stunting di kabupaten Bengkulu Utara yang berdasarkan data PK 25 (Pendataan Keluarga 2025) kabupaten Bengkulu Utara yang menunjukkan keluarga beresiko stunting pada tahun 2025 adalah 9.025 keluarga dari 88.791 keluarga yang didata, mengalamai sedikit kenaikan dari tahun 2024 dengan 7.787 keluarga beresiko stunting dari 88.548 keluarga yang di data. berdasarkan angka tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu berharap kerjasama antar Lembaga dapat semakin ditingkatkan dengan adanya kolaborasi berupa Gerakan orang tua asuh cegah Stunting (Genting) di Kabupaten Bengkulu Utara. GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) adalah program kolaboratif gotong royong dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) yang mengajak masyarakat, komunitas, hingga sektor swasta menjadi "orang tua asuh". Tujuannya adalah memberikan dukungan nutrisi tambahan, edukasi, akses air bersih, perbaikan sanitasi (jamban sehat), hingga perumahan yang layak huni kepada keluarga berisiko stunting (KRS).
Dalam kesempatan tersebut juga dilaukakan penandatanganan komitmen bersama antara Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terkait pengelolaan sampah untuk Kesehatan dan kelestarian lingkungan karena persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi tetapi erat kaitannya dengan kualitas lingkungan yang bersih sehingga dengan lingkungan yang bersih dapat mengurangi potensi stunting. karena itu, upaya menjaga kelestarian lingkungan menjadi Langkah penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.(syt)
Penulis : Sony Taurus
Editor : Tim Kehumasan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Rilis : Selasa,(19/05/2026)
Sumber Foto : Media Center Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dan Media Center Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar