Pelantihan peningkatan kompetensi ASN BKKBN Bengkulu
Bengkulu,-Dalam upaya mewujudkan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berdaya saing, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu menggelar penilaian kompetensi pegawai melalui sistem situational judgment test (SJT) Batch 2 sebagai langkah strategis dalam pemetaan potensi sumber daya manusia (SDM) di lingkup BKKBN di daerah ini.
" SJT " adalah metode asesmen kompetensi yang mengukur kemampuan pengambilan keputusan dan perilaku kerja dalam skenario spesifik yang realistis. Yang digunakan dalam seleksi atau evaluasi untuk menilai keterampilan manajerial, sosial kultural, interpersonal, serta pemecahan masalah sesuai kebutuhan jabatan".
Penilaian kompetensi yang berlangsung penghujung April-2026 itu beralngsung selama tiga hari 27-29 dengan melibatkan puluhan tenaga lini lapangan (Penyuluh KB), bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan, potensi, serta kesiapan pegawai dalam mendukung pelaksanaan program prioritas pembangunan keluarga, kependudukan, dan percepatan penurunan stunting. Melalui penilaian kompetensi, setiap pegawai diharapkan dapat ditempatkan sesuai keahlian dan kapasitasnya.
Pelaksanaan kompetensi menjadi bagian penting dalam penerapan merit system, yakni sistem pengelolaan ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan transparan. Dengan demikian, pengembangan karier pegawai dapat dilakukan secara objektif dan terukur. " Penilaian kompetensi BKKBN Bengkulu diikuti sebanyak 36 orang penyuluh KB dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu," kata Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari, S.H., M.H kepada pewarta di ruang kerjannya, Senin,(27/4/2026).
Ia menyampaikan bahwa manajemen talenta bukan sekadar penempatan jabatan, namun upaya membangun organisasi yang adaptif, unggul, dan siap menghadapi tantangan ke depan.
“Pegawai adalah aset utama organisasi. Karena itu, pemetaan kompetensi menjadi langkah penting agar setiap SDM dapat berkembang maksimal dan memberi kontribusi terbaik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BKKBN berharap tercipta ASN yang kompeten, inovatif, dan berintegritas, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas kepada masyarakat.(irs)
Editor : Mardhotillah Layli, S.Sos., M.Sos
Rilis : Senin,(27/4/2026).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar