SELUMA – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026, Kementerian Kependudukan dan Pembangungn Keluarga/ Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu menggelar aksi nyata lewat Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak. Gerakan ini dilaksanakan selama satu bulan penuh, mulai dari 8 Juni hingga 8 Juli 2026, di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) baik milik pemerintah maupun swasta di wilayah Provinsi Bengkulu.
Guna memastikan kelancaran program strategis ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. Zamhir Setiawan, M.Epid., turun langsung meninjau pelaksanaan pelayanan KB di Puskesmas Kota Tais, Kecamatan Seluma, Kabupaten Seluma, pada Kamis (25/6/2026).
Dalam kunjungan lapangan tersebut, dr. Zamhir Setiawan didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Seluma, Sumiati, S.E., M.M., bersama jajaran setingkat. Turut hadir pula mendampingi, Plt. Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., Ketua Tim Kerja 2 (Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi), Else Triana Putri, S.K.M., M.A.P., serta Ketua Tim Kerja 8 (Pengelolaan Manajemen Kinerja), Endah Puspitasari, S.K.M., M.E dan Ketua DPD IPeKB Bengkulu, Helmi Suanda, S.Sos.
![]() |
| Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. Zamhir Setiawan, M.Epid., melakukan peninjauan Pelayanan KB Puskesmas Kota Tais, Kecamata Seluma, Kabupaten Seluma, Kamis, 25 Juni 2026. |
Wujud Nyata Dukungan Pemerintah dan Tema "Ayah Wajib Hadir"
Kegiatan pelayanan KB serentak ini menjadi bentuk komitmen dan dukungan nyata pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya perencanaan keluarga, pengaturan jarak kelahiran (birth spacing), serta demi mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.
Menariknya, momentum HARGANAS ke-33 tahun ini mengusung tema yang sangat kuat, yakni "Ayah Wajib Hadir". Tema ini sengaja diangkat untuk menekankan betapa krusialnya keterlibatan seorang ayah di dalam lingkaran domestik, baik secara fisik maupun emosional. Figur ayah kini tidak lagi dipandang sebatas pencari nafkah utama (breadwinner), melainkan harus terlibat aktif mendampingi tumbuh kembang anak serta memberikan rasa aman di rumah. Kehadiran ayah secara utuh diyakini mampu menguatkan kembali fondasi utama keluarga dan menjadi modal penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing sejak dini.
![]() |
| Gambar: Logo Hari Keluarga Nasional ke-33 tahun 2026 dengan tagline "Ayah Wajib Hadir". |
Sekilas Sejarah: Awal Mula Tercetusnya Hari Keluarga Nasional
Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni memiliki latar belakang sejarah perjuangan bangsa yang mendalam. Pasca-kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada tahun 1945, situasi keamanan negara belum sepenuhnya stabil. Banyak pejuang yang harus bergerilya meninggalkan keluarga demi mempertahankan kedaulatan NKRI.
Baru pada tanggal 29 Juni 1949, setelah Belanda menyerahkan kedaulatan secara utuh, para pejuang tersebut dapat kembali pulang dan berkumpul bersama keluarga mereka kembali. Momen kembalinya para pahlawan ke pelukan keluarga inilah yang melandasi pemilihan tanggal tersebut.
Secara resmi, gagasan Hari Keluarga Nasional dicetuskan oleh Kepala BKKBN pertama, Prof. Dr. Haryono Suyono, sebagai pemantik kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai sekolah pertama dalam kehidupan. Gagasan ini mendapat legalitas resmi melalui Keputusan Presiden (KEPPRES) Nomor 39 Tahun 2014 yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menetapkan tanggal 29 Juni sebagai Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tahunnya tanpa menjadikannya sebagai hari libur nasional. (humas)
![]() |
| Flyer: Pelayanan KB Serentak dalam rangka HARGANAS ke-33 Tahun 2026 (instagram: @kemendukbangga_bkkbnbengkulu) |
Penulis & Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Rilis : Kamis,(25/6/2026).
.jpeg)


.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar