Selasa, 30 Juni 2026

Perkuat Penerapan 8 Fungsi Keluarga Penyuluh KB Turun Edukasi KRS

                          Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu dr. H. Zamhir Setiawan., M.Epid

Bengkulu,-Ada yang beda peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun ini. Namun perbedaan itu tidak mengurangi nilai dan maknanya untuk mengapresiasi pentingnya peran keluarga dalam membangun bangsa. Harganas ke-33 ini ikut dirasakan hingga masyarakat perdesaan dengan hadirnya Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Petugas KB untuk mengedukasi masyarakat perdesaan dalam upaya memperkuat delapan fungsi keluarga di tengah masyarakat.

"Rangkaian peringatan Harganas tahun ini ratusan TPK dan PKB secara serentak turun ditiap desa dalam gerakan edukasi dan pendampingan inti keluarga (GEMATI). Gemati menurunkan Penyuluh KB untuk mengedukasi keluarga sasaran yaitu kelompok keluarga berisiko stunting (KRS)," kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., kepada pewarta di Bengkulu,(Selasa,30/6/2026).

Pada Gemati 2026 Kemendukbangga/BKKBN Bengkulu menurunkan 289 PKB/PLKB dan 5.594 anggota Tim Pendamping Keluarga (TPK). Dengan personel sejumlah itu dapat memberikan pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting (KRS) yang sebanyak 56.851 keluarga yang tersebar di sejumlah daerah kabupaten dan kota di Bengkulu.


"Gemati memperkuat peran Penyuluh KB dan PLKB dalam mendampingi terwujudnya keluarga berkualitas dan berketahanan. Dimana tiap Penyuluh KB mengedukasi satu keluarga secara intensif dan berkelanjutan untuk memperkuat penerapan 8 fungsi keluarga menuju keluarga berkualitas dan berketahanan. Konseling yang menyasar KRS dimana PKB/PLKB dan TPK memberikan edukasi kepada keluarga sasaran terkait penguatan 8 fungsi keluarga melalui pendekatan dialogis dan partisipatif," ujar dr. Zamhir.

Keluarga berfungsi sebagai unit sosial terkecil yang menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter, nilai moral, dan kesejahteraan emosional individu. Dalam konsep kesejahteraan sosial, keluarga memiliki 8 fungsi dasar yang sangat penting untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas.

"Fungsi-fungsi tersebut, terdapat fungsi agama fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi lingkungan," ujar dr. Zamhir Setiawan, Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu

Melalui aksi edukasi serentak yang berlangsung sehari pada puncak Harganas itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan 8 fungsi keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Serta untuk menguatkan kapasitas keluarga dalam pengasuhan, komunikasi, kesehatan reproduksi, ketahanan ekonomi, dan pencegahan stunting," harapnya.(irs)

Penulis : Idris Chalik

Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu

Rilis : Selasa,(30/6/2026).





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya