Komitmen tersebut dikemukakan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., pada Evaluasi dan Konsolidasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang diikuti pemerintah kabupaten/kota, organisasi perangkat daerah (OPD), mitra kerja, serta jajaran pengelola program Bangga Kencana se-Provinsi Bengkulu, di ruang belajar Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Rabu,(8/7/2026).
Dikatakan Zamhir, salah satu strategi penguatan kependudukan adanya penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) pada pemerintah baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. PJPK merupakan turunan dari Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) yang merupakan suatu cerminan atas implementasi kepedulian pemerintah daerah atas isu-isu kependudukan dalam perencanaan daerah.
Guna mengimplementasikan pembangunan kependudukan, kata dr. Zamhir, Kemendukbangga/BKKBN menggagas lima program utama. "Selain menyelenggarakan program bangga kencana, Kemendukbangga juga memiliki kegiatan prioritas kementerian yaitu Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Lansia Bersaya (SIDAYA), dan distribusi Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non PAUD (MBG 3B)".
Semua itu bertujuan agar dapat merealisasikan kontrak kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju keluarga yang berketahanan di daerah khususnya Provinsi Bengkulu. Pada awal tahun baru ini, telah disepakati dengan penandatanganan kontrak kinerja pemerintah daerah bersama Kemendukbangga.
"Dan perjanjian kinerja itu juga kami terjemahkan menjadi target kinjera bagi kita semua Dinas OPD KB di tingkat kabupaten dan kota se-provinsi bengkulu. Pada perjanjian kinerja, tidak hanya terkait target program, namun ada juga anggaran DAK Subbidang KB yang pengelolaannya menjadi kewenangan pemerintah daerah kabupaten/kota melalui kepala dinas OPD KB di daerah ini," ujarnya.
dr. Zamhir berharap pada momen evaluasi dan konsolidasi program semester I tahun 2026 target kinerja yang ditandatangi bersama nanti, agar dilakukan breakdown kebawah yaitu menjadi target kinerja per kecamatan. Dan ia mengajak segenap tenaga lini lapangan PKB/PLKB momen ini adalah evaluasi tengah tahun sebagai rambu-rambu yang perlu perhatian, karena kita ada evaluasi secara rutin terhadap realisasi target kinerja dilapangan. Serta selalu menjaga integritas sebagai ASN melalui implementasi budaya kerja Flower, Bee, Honey dan nilai-nilai ASN BerAKHLAK.
Mengakhiri arahannya, dr. Zamhir mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan kependudukan yang semakin kompleks.
"Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa dimulai dari keluarga. Ketika keluarga diperkuat, maka ketahanan sosial akan meningkat, kualitas sumber daya manusia semakin baik, angka stunting dapat ditekan, dan cita-cita Indonesia Emas 2045 akan semakin mudah diwujudkan," pungkasnya.
Pelaksana tugas Sekretaris Perwakilan BKKBN Bengkulu, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., dalam laporannya menyampaikan, Evaluasi dan konsolidasi program bangga kencana semester I tahun ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program semester berjalan, mengidentifikasi berbagai tantangan implementasi di lapangan, sekaligus menyusun langkah percepatan guna mendukung terwujudnya keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Digandengnya mitra kerja Bangga Kencana dalam evaluasi program ini untuk menyampaikan kondisi dan perkembangan program pembangunan di Bengkulu. Agar dapat bersama-sama ikut seta ambil peran dalam pembangunan kependudukan di Bengkulu," ujar Weldi.
"Melalui evaluasi ini kita tidak hanya melihat capaian angka, tetapi juga mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan. Dari sini lahir komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pendampingan kepada keluarga sasaran, serta memastikan setiap program benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat".(irs)
Penulis : Idris Chalik
Editor : Tim Kehumasan BKKBN Bengkulu
Rilis : Rabu,(8/7/2026).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar