Kamis, 02 Juli 2026

Zamhir : Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu, Perlu Penguatan Peran Ayah

 

Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu dr.H.Zamhir Setiawan., M.Epid saat menyampaikan pesan Ayah Idaman di Kota Bengkulu,Rabu,(1/7/2026)

Bengkulu,-Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., menyebutkan, dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak perlu adanya strategi penguatan peran ayah. "Ada tiga hal penting yang perlu diinterpretasikan oleh orangtua khususnya ayah-ayah Indonesia dalam penguatan perannya upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak".

"Pertama, ayah perlu memberikan pendampingan, yaitu pendampingan yang lebih pada psykologis. Pendampingan kepada ibu/istri memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan kesehatan ibu dan anak. Ayah perlu mendampingi istri selama masa kehamilan, termasuk mengenali tanda bahaya kehamilan dan mencegah komplikasi. Dan memberikan pendampingan dalam mempersiapkan mental ayah untuk menyambut kelahiran buah hati.

Hal kedua, pengasuhan bersama (parenting), peran ayah dalam pengasuhan anak sangat menentukan perkembangan dan tumbuh kembang anak. Ayah bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga pendidik, pelindung, dan teladan bagi anak pada fase 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).  Ayah berperan aktif dalam tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan hingga usia 0-6 tahun.

Pesan ketiga, Zamhir menyebutkan bahwa, perlunya peran ayah mendorong istri/ibu untuk ber-KB setelah melahirkan/KB pasca persalinan (KBPP). Ayah dilibatkan dalam pengambilan keputusan untuk memilih alat kontrasepsi yang tepat setelah ibu melahirkan. Tidak sedikit ibu-ibu belum ber-KB setelah melahirkan  karena tidak didukung suami dan keluarga.  

Hal itu disampaikan dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., dalam pesannya saat mengikuti peluncuran "Kelas Ayah Idaman" secara virtual di salah satu Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) di Kota Bengkulu, Rabu,(1/7/2026). Tampak ikut hadir Ketua PD IBI Bengkulu, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Kepala Pemerintahan Kecamatan Selebar dan Kelurahan Sumur Dewa, Kota Bengkulu.

Kick Off Kelas Ayah Idaman : Kepala BKKBN bersama unsur mitra ikuti peluncuran program kelas Ayah Idaman 2026 di Bengkulu, Rabu,(1/7/2026)


Konsep kelas ayah idaman ini diharapkan menjadi momentum awal dalam membangun gerakan ayah hadir dan terlibat aktif dalam mendukung kesehatan ibu, keberhasilan pelayanan KBPP, serta terwujudnya keluarga Indonesia yang sehat dan berkualitas.

Dikatakan Zamhir, kelas ayah idaman (AMAN) memiliki konsep edukasi yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan aktif ayah dan calon ayah dalam pengasuhan anak dan pendampingan keluarga. Kelas Ayah Idaman ini bertujuan mencegah fatherless (kondisi anak kehilangan figur ayah), meningkatkan kesertaan PUS ber-KB Pasca Persalinan, serta mendukung pencegahan stunting.

Ada beberapa alasan mengapa perlunya peran ayah dalam pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia. Pembangunan kesehatan ibu dan anak merupakan bagian penting dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI)/ Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi agenda strategis nasional yang memerlukan intervensi komprehensif, terintegrasi, dan berkesinambungan. 

Kepala BKKBN Bengkulu dr. Zamhir Setiawan (Batik tengah) bersama ayah idaman Bengkulu

Salah satu intervensi yang memiliki kontribusi penting dalam mendukung upaya tersebut adalah pelayanan KB Pasca Persalinan (KBPP), yaitu pelayanan kontrasepsi yang diberikan setelah persalinan sampai dengan 42 hari pascapersalinan untuk mengatur jarak kelahiran, merencanakan kehamilan yang aman, dan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Pelayanan KBPP juga berperan dalam mencegah kehamilan berisiko, menurunkan unmet need, mendukung pemulihan kesehatan ibu, serta memberikan ruang yang lebih optimal bagi keluarga dalam pengasuhan anak. (irs)

Penulis : Idris Chalik
Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Rilis : Kamis,(2/7/2026).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya