Rabu, 15 Juli 2026

Baksos KB Untuk Kesehatan dan Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu dr. H. Zamhir Setiawan., M.Epid saat meninjau pelayanan KB Harganas-33 di Kabupaten Mukomuko,Bengkulu. (foto BKKBN)

Bengkulu,- Bakti Sosial (Baksos) KB tidak hanya berfungsi untuk mendekatkan akses pelayanan program.  Secara lebih luas, kegiatan ini bertujuan untuk ekonomi keluarga. KB selain bertujuan menekan laju pertumbuhan penduduk, mencegah stunting sejak dini, meningkatkan kesehatan reproduksi ibu dan anak, serta membantu keluarga merencanakan keuangan keluarga dengan lebih matang.

Mengacu pada konsep tersebut, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar bakti sosial (Baksos) KB. "Pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026 kembali menggelar pelayanan KB gratis secara serentak pada 8 Juni hingga 8 Juli 2026 di sejumlah daerah di tanah air," kata Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu dr.H.Zamhir Setiawan, M.Epid., kepada pewarta di Bengkulu,Rabu,(15/7/2026).

Dikatakan Zamhir, Baksos KB selama satu bulan penuh di Bengkulu berhasil melayani sebanyak 7.820 akseptor tersebar disejumlah daerah kabupaten dan kota di Bumi Merah Putih, dengan menggunakan berbagai jenis dan metode kontrasepsi modern. "Program KB hak semua orang, tanpa memandang status sosial atau ekonomi. KB membantu setiap keluarga memiliki jumlah anak yang direncanakan dan menjaga jarak kelahiran yang ideal dan aman. Hal ini penting agar orang tua mampu merawat dan membiayai anak dengan baik".

PUS di Bengkulu pasang KB implant pad moment Harganas-33 /2026 di Bengkulu.(Foto BKKBN)

Ketua Tim Kerja 2 Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Else Triana Putri, S.K.M., M.A.P., menyebutkan, baksos KB dalam rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 terbukti sangat diminati oleh Pasangan Usia Subur (PUS). Hal itu diketahui dari 7.820 akseptor baru mengunjungai fasilitas kesehatan pelayanan KB.

"Dari target ditetapkan sebanyak 7.380, telah dilayani sebanyak 7.820 peserta KB baru dengan menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sebanyak 2.226 peserta, peserta baru KB Pasca Persalinan sebanyak 3.373 akseptor dan sebanyak 2.427 peserta KB PIL dan 229 dengan menggunakan kondom," sebut Else.

Menurut Else, tingginya animo PUS dalam pelanan KB Harganas dikarenakan memberikan layanan secara gratis untuk semua kontrasepsi. KB disadari secara penuh dapat mencegah stunting melalui pengaturan jarak kelahiran. Dan KB pada momentum ini memberikan pilihan kepada PUS untuk menentukan jenis kontrasepsi yang sesuai dengan kesehatan peserta berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan," demikian Else Triana Putri. (irs)

Penulis : Idris CHalik
Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu
Rilis : Kamis,(16/7/2026)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya