Rabu, 01 Juli 2026

Transformasi Kelembagaan Momentum Akselerasi Terwujudnya Keluarga Berkualitas

Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., membacakan naskah pelantikan kepada ASN Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu (1/7/2026).

Bengkulu,-Transformasi kelembagaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) disahkan sejak akhir tahun 2024. Yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 dan 181 Tahun 2024.

"Perubahan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran lembaga dalam akselerasi terwujudnya keluarga Indonesia yang berkualitas. Transformasi ini bukan hanya perubahan nama organisasi, tetapi juga perubahan cara berpikir, cara bekerja, dan cara melayani masyarakat," Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H.Zamhir Setiawan, M.Epid., dalam arahannya pada pelantikan dan sumpah jabatan tenaga fungsional Penata KKB di lingkup BKKBN,Rabu,(01-7/2026).

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi insan yang adaptif, profesional, inovatif, kolaboratif, serta mampu menghadirkan pelayanan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Jabatan fungsional Penata KKB memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana. Melalui amanah yang diemban itu diharapkan mampu  meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat.

Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., membacakan arahan dan pesan-pesan pelantikan kepada ASN Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu (1/7/2026).


Guna meraih apa yang diharapkan lembaga terhadap komponennya maka perlu mengamalkan nilai-nilai dasar ASN berakhlak. Dimana ASN dituntut bekerja yang berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut harus menjadi budaya kerja dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi,"  kata dr. Zamhir.

Dia mengajak segenap jajarannya untuk dapat menjaga integritas, disiplin, loyalitas, serta terus belajar dan mengembangkan kompetensi. Tunjukkan bahwa saudara mampu menjadi pejabat fungsional yang profesional, memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, serta mendukung keberhasilan program-program prioritas kemendukbangga/bkkbn dalam mewujudkan keluarga indonesia yang berkualitas menuju indonesia emas 2045 melalui program prioritas lembaga yaitu menuju keluarga berketahanan.

Untuk mewujudkan keluarga berkualitas melalui pelaksanaan lima program prioritas yaitu Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), gerakan orangtua cegah stunting (GENTING), gerakan ayah teladan Indonesia (GATI), Lansia berdaya (SIDAYA), dan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B ibu hamil, menyusui dan balita non PAUD,. Kelima pilar ini menyasar setiap anggota keluarga dari sebelum lahir hingga lanjut usia.(irs)


Penulis : Idris Chalik

Editor : Humas Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu

Rilis : Rabu,(01/7/2026).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya