Senin, 27 Juli 2026

Roadshow BANGGAKENCANA Perkuat Transformasi Lembaga dan Program Prioritas

Foto: Deputi Bidang KS-PK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, S.E., M.T., bersama Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Bengkulu Selatan, Ferry Kusnadi, S.E., didampingi Plt. Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., K Ketua Tim Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Edi Sofyan, S.E., M.M., jajaran Dinas PPKBP3A Kabupaten Bengkulu Selatan dan PKB/PLKB Kabupaten Bengkulu Selatan pada pembinaan tenaga PKB/PLKB di Kabupaten Bengkulu Selatan (24/7/2026).


Bengkulu,– Semangat transformasi tidak cukup hanya digaungkan dari balik meja rapat. Ia harus hadir di tengah para pelaksana program, berdialog langsung dengan mereka yang setiap hari bersentuhan dengan masyarakat. Semangat itulah yang mewarnai Roadshow Bangga Kencana oleh Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), Nopian Andusti, S.E., M.T., dalam dua hari di Provinsi Bengkulu.

Deputi KS-PK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, S.E., M.T., menjelaskan bahwa Roadshow tersebut berlangsung dalam dua hari 23 s.d. 24 Juli 2026 menyasar Penyuluh dan Petugas Keluarga Berencana (PKB/PLKB) di Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan yang menurunkan 63 tenaga penyuluh KB diantaranya terdapat PKB/PLKB di Kabupaten Seluma sebanyak 26 orang dan Kabupaten Bengkulu Selatan 37 orang penyuluh guna memperkuat komitmen dalam menjalankan transformasi kelembagaan sekaligus mengakselerasi berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN hingga ke tingkat desa pada pembinaan tenaga PKB/PLKB di Bengkulu, Jumat, (24/7/2026).

Ia menegaskan bahwa transformasi lembaga harus diwujudkan dalam perubahan cara kerja yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi keluarga Indonesia. Penyuluh KB diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga penggerak perubahan sosial yang mampu membangun ketahanan keluarga di wilayah binaannya.

Foto: Deputi Bidang KS-PK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, S.E., M.T., bersama Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Bengkulu Selatan, Ferry Kusnadi, S.E., memberikan pembinaan tenaga PKB/PLKB di Kabupaten Bengkulu Selatan (24/7/2026).

Transformasi BKKBN menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga didasarkan pada peningkatan status kelembagaan untuk memperluas mandat penanganan kependudukan, pengendalian penduduk, dan pembangunan keluarga secara komprehensif guna mengoptimalkan bonus demografi. Yang didasari  pada Perpres No. 180 Tahun 2024 serta diperkuat oleh Perpres No. 181 Tahun 2024 mengenai BKKBN. Perubahan ini memperluas fungsi lembaga dari yang sebelumnya hanya badan biasa menjadi tingkat kementerian.

"Transformasi bukan hanya perubahan organisasi, tetapi perubahan cara berpikir, cara bekerja, dan cara melayani masyarakat. Penyuluh KB adalah garda terdepan yang memastikan setiap kebijakan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh keluarga hingga ke tingkat desa," ujarnya.

Dikatakan Nopian, di balik keberhasilan berbagai program pembangunan keluarga, terdapat dedikasi para penyuluh KB yang setiap hari menyusuri desa, mendampingi keluarga, mengedukasi remaja, membina kelompok kegiatan, hingga memastikan pelayanan keluarga berencana menjangkau masyarakat. Mereka menjadi wajah terdepan Bangga Kencana di lapangan.

Transformasi lembaga Kemendukbangga/BKKBN diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas sebagai pemantik berbagai program yang neririsan dengan pembangunan kualitas SDM. Di antaranya seperti percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Intervensi keluarga rentan stunting melalui perbaikan rumah, air bersih, dan edukasi gizi.

Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) penyediaan fasilitas penitipan anak (daycare) berkualitas dengan pengasuh tersertifikasi, psikolog, dan dokter spesialis anak. Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk mengoptimalisasi peran aktif ayah dalam pengasuhan dan ketahanan keluarga. Sidaya yaitu program Lansia Berdaya dengan memberikan layanan berbasis komunitas untuk memberdayakan lansia agar tetap tangguh dan terawat dengan mengembangkan Sekolah Lansia dalam upaya peningkatan kualitas hidup lansia melalui Sekolah Lansia SMART.

Serta program pendampingan Makan Bergizi Gratis (MBG 3B) dengan kelompok sasaran ibu hamil, ibu menyusui dan balita NON PAUD. "Kemendukbangga/BKKBN mendorong MBG 3B agar dapat menyasar kelompok TAMASYA," harap Deputi KS-PK, Nopian Andusti.

Foto: Forum diskusi Bersama Deputi Bidang KS-PK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, S.E., M.T., bersama Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Bengkulu Selatan, Ferry Kusnadi, S.E., didampingi Plt. Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., K Ketua Tim Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Edi Sofyan, S.E., M.M., jajaran Dinas PPKBP3A Kabupaten Bengkulu Selatan dan PKB/PLKB Kabupaten Bengkulu Selatan pada pembinaan tenaga PKB/PLKB di Kabupaten Bengkulu Selatan (24/7/2026).

Dalam dialog bersama para penyuluh, berbagai pengalaman di lapangan turut mengemuka. Mulai dari tantangan menjangkau keluarga berisiko stunting, membangun partisipasi ayah dalam pengasuhan, hingga memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, kader, dan mitra kerja. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kebijakan agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Nopian menilai roadshow tersebut menjadi momentum memperkuat semangat dan kapasitas seluruh insan Bangga Kencana (PKB/PLKB) di daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan keluarga sangat bergantung pada soliditas para penyuluh sebagai ujung tombak pelayanan.

Roadshow di Seluma dan Bengkulu Selatan menjadi bukti bahwa transformasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (BANGGAKENCANA) dibangun dari bawah, melalui dialog, pembinaan, dan penguatan kapasitas para pelaksana program. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, para penyuluh KB diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pembangunan keluarga yang terus berkembang.(irs)


Penulis : Idris Chalik

Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu

Rilis : Jumat,(24/7/2026)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya