Rabu, 29 Juli 2026

Deputi KSPK Turun Gunung, Optimalisasi Program Prioritas Kemendukbangga

Foto: Deputi KSPK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, S.E., M.T., (tengah kanan), Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, S.Sos., (tengah), Plt. Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Weldi Suisno, S.Pd., M.E., (kiri), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bengkulu Selatan, Ferry Kusnadi, S.E. (kanan).
Bengkulu,-Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), Nopian Andusti, S.E., M.T., menjelang akhir Juli 2026 turun gunung. Kunjungan kerjanya yang berlangsung selama dua hari di Provinsi Bengkulu sambangi dua daerah kabupaten yaitu Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan dalam upaya optimalisasi program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Deputi KSPK, Nopian Andusti diterima langsung pimpinan daerah setempat, di Kabupaten Seluma Wakil Bupati, Drs. Gustianto didampingi Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, S.I.P., M.T., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Seluma, Sumiati, S.E., M.M., dan jajaran. Dan Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, S.Sos., menyambut kunjungan kerja Deputi KSPK di Rumah Dinas Bupati, Jumat, 24/7/2026).

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan implementasi berbagai program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga di tanah air. Deputi Nopian menekankan pentingnmya sinergitas pemerintah lintas daerah, pusat maupun pemerintah daerah kabupaten/kota tak kalah penting sinerginya bersama pemerintah provinsi. Dan bahkan hingga seluruh pemangku kepentingan agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

"Keberhasilan prorgam Kemendukbangga/BKKBN sangat ditentukan oleh kolaborasi bersama semua unsur. Seluruh jajaran Kemendukbangga/BKKBN harus memiliki motivasi yang kuat untuk memastikan setia sasaran menerima layanan yang berkualitas," kata Nopian.

Ia menjelaskan, lima program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang terdiri dari GENTING, TAMASYA, GATI, SIDAYA dan Distribusi MBG 3B. Program-program ini dirancang untuk memperkuat kualitas keluarga dan sumber daya manusia di Indonesia," kata Deputi KSPK.

"Genting (Geraka orang tua asuh cegah stunting) merupakan wadah untuk menggalang partisipasi aktif masyarakat dan pihak penolong sebagai orang tua asuh untuk memberikan intervensi gizi bagi anak-anak risiko stunting. TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) memfasilitas pengasuhan anak yang aman, berkualitas, dan ramah tumbuh kembang anak bagi keluarga yang bekerja. 

GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) mendorong keterlibatan aktif figur ayah dalam pengasuhan anak dan pendampingan keluarga secara utuh. SIDAYA (Lansia Berdaya) untuk meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan kemandirian lanjut usia agar tetap produktif di tengah keluarga dan masyarakat. Serta pendampingan dan dukungan program Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non-Paud (MBG 3B). 

Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, S.Sos., menyebutkan pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengakselerasi pelaksanaan lima program prioritas Kemendukbangga/BKKBN. Pemerintah kabupaten berkomitmen memberikan dukungan penuh, mulai dari penguatan data, sumber daya manusia, hingga kolaborasi lintas sektor agar seluruh program dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Pembangunan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, kami akan terus mendorong keterlibatan seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, kader, serta mitra kerja untuk menyukseskan program percepatan penurunan stunting, penguatan kualitas keluarga, pelayanan keluarga berencana, pembangunan kependudukan, dan pembinaan generasi muda yang berkualitas," kata Rifai.

Foto: Deputi KSPK Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti, S.E., M.T., (kanan), Wakil Bupati Seluma, Drs. Gustianto (kanan).

Sementara itu secara terpisah Wakil Bupati Seluma, Drs. Gustianto, mengatakan “Lima program prioritas Kemendukbangga/BKKBN sangat relevan dengan kebutuhan daerah dan perlu mengintegrasikannya ke dalam perencanaan pembangunan daerah sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran."

"Kolaborasi adalah kunci keberhasilan. Kedepan makin semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, penyuluh KB, tenaga kesehatan, kader, dunia usaha, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun keluarga yang berkualitas, mandiri, dan sejahtera."(irs)


Penulis : Idris Chalik

Editor : Tim Kehmasan Perwakiulan BKKBN Bengkulu

Rilis : Selasa,(28/7/2026).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya