Rabu, 26 Agustus 2026

Zamhir : ASI Eksklusif dan Kemerdekaan Memiliki Kesamaan "Perjuangan"

Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., saat menjadi pemateri pada program Z-Talk Kemendukbangga/BKKBN Bengkulu pada momentum HUT ke-81 Republik Indonesia yang dipandu oleh Yeyen Nunsi Wijayanti, S.Tr.Keb., M.H. di Studio MPC Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu.

Bengkulu,- Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk melihat makna perjuangan dalam perspektif keluarga. Semangat perjuangan kemerdekaan memiliki kesamaan dengan perjuangan seorang ibu dalam memberikan ASI, khususnya ASI eksklusif bagi buah hati. 

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan kemerdekaan memiliki kesamaan yaitu "Perjuangan". Ada tiga persamaan dalam makna hari kemerdekaan dan ASI eksklusif. Kesamaan yang pertama,  ASI eksklusif dan kemerdekaan adalah modal dasar pembangunan bangsa, jadi bagaimana kita mewujudkan bangsa Indonesia yang besar di masa depan. Membangun bangsa diawali dengan kemerdekaan, tanpa kemerdekaan kita tidak akan bisa membangun bangsa Indonesia yang berkelanjutan. Sementara, ASI eksklusif, kita juga bisa mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas.

Persamaan yang kedua dari ASI dan Kemerdekaan itu adalah "HAK", dimana Kemerdekaan adalah hak asasi setiap manusia, dan ASI eksklusif adalah hak setiap bayi yang lahir hak itu diatur perundang-undangan di tanah air. Di Indonesia, hak bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif dijamin secara hukum melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan pasal 42 (menggantikan UU No. 36 Tahun 2009) serta dipertegas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif.

Dan ketiga, adanya kesamaan dalam "Semangat" dalam meraih kemerdekaan adanya semangat dalam kebersamaan, kegotong royongan dan semangat dalam perjuangan. Demikian itu disampaikan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., pada acara Z-TALK yang ditayangkan melalui kanal YuoTube, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81 tahun 2026 di Bengkulu, Jum'at,(14/8/2026).

Kesuksesan ASI eksklusif adalah bentuk perjuangan bersama. Ibu memang berjuang dari masa kehamilan hingga menyusui layaknya pahlawan, tetapi ayah dan anggota keluarga lain memegang peran kunci untuk hadir memberikan dukungan emosional, bantuan fisik, serta menciptakan lingkungan yang kondusif agar ibu dapat menyusui dengan optimal.

Pemberian ASI eksklusif bukan sekadar pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi, tetapi menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan membutuhkan komitmen, kesabaran serta dukungan dari keluarga dan lingkungan.

Dia menambahkan, pemberian ASI eksklusif adalah bentuk investasi jangka panjang dan jangka pendek baik bagi keluarga maupun pembangunan bangsa. Jangka pendek ASI investasi ekonomi yang dapat menekan biaya pemenuhan gizi melalui susu tambahan, sementara jangka panjang ASI sebagai investasi menghadirkan angkatan kerja yang cerdas, produktif karena memiliki daya saing. ASI eksklusif menjadi salah satu bentuk nyata perjuangan tersebut, karena dari keluarga yang sehat diharapkan lahir generasi Indonesia yang kuat, mandiri dan berkualitas," ujar dr. Zamhir.(irs)


Penulis : Idris Chalik

Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu

Rilis : bengkulu.kemendukbangga.go.id Kamis,(20/8/2026).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya