Jumat, 07 Agustus 2026

Rejang Lebong Miliki 29 Fasyankes dan 7 TPMB setara fasyankes dan 27 Jaringan, siap mendukung Program KBPP Nasional

 

Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., (tengah) bersama jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Rejang Lebong, Hj. Gusti Maria, S.H., M.H. (tengah kanan) didampingi jajaran DP3APPKB Kabupaten Rejang Lebong dan peserta kegiatan  Pertemuan Kegiatan Penyelengaraan ASIK KBBP dan Komitmen terhadap KBPP pada Monitoring dan Evaluasi Regisrasi Register KB di Fasyankes dan TPMB di Aula Pertemuan DP3APPKB Kabupaten Rejang Lebong (4/8/2026).

REJANG LEBONG - Dukungan terhadap Program Keluarga Berencana Pascapersalinan atau KBPP terus dikuatkan. Pentingnya KBPP tidak lagi sekadar membatasi jumlah kelahiran. Program ini fokus pada peningkatan kualitas hidup keluarga, penurunan angka stunting, penekanan Angka Kematian Ibu atau AKI dan Angka Kematian Bayi atau AKB, serta pencegahan kehamilan 4 Terlalu.

Manfaat Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP) adalah mengatur jarak kehamilan, memulihkan kesehatan ibu, dan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan setelah melahirkan. Pelayanan ini diberikan sejak sesudah persalinan hingga 42 hari atau masa nifas selesai.

Kabupaten Rejang Lebong saat ini memiliki 29 Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang terdiri dari 24 Fasyankes Pemerintah dan 5 Fasyankes Swasta serta memiliki 7 TPMB setara FAsyankes dan 27 TPMB Jaringan yang siap melayani KBPP, Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., di Curup, Selasa 4/8/2026.

Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., (tengah kiri) , Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Rejang Lebong, Hj. Gusti Maria, S.H., M.H. (tengah kanan) didampingi jajaran DP3APPKB Kabupaten Rejang Lebong dan Perwakilan DPC IBI Kabupaten Rejang Lebong pada Pertemuan Kegiatan Penyelengaraan ASIK KBBP dan Komitmen terhadap KBPP pada Monitoring dan Evaluasi Regisrasi Register KB di Fasyankes dan TPMB di Aula Pertemuan DP3APPKB Kabupaten Rejang Lebong (4/8/2026).

 Menurutnya, keberadaan Fasyankes dan TPMB merupakan garda terdepan dalam menyukseskan Program AKSI KBPP 2026 yang dicanangkan Kemendukbangga/BKKBN. “Fasyankes serta TPMB adalah pilar utama menopang keberhasilan program KB khususnya pasca persalinan. Dengan slogan ‘Ada Bidan Ada KB, Ada KB Ada Bidan’, kami pastikan setiap ibu yang melahirkan langsung mendapatkan konseling dan pelayanan KB,” ujar dr. Zamhir. 

Dalam Upaya percepatan capaian KBPP “BKKBN juga menggulirkan inovasi Kelas Ayah Idaman atau AMAN di Fasyankes dan TPMB . Tujuannya agar ayah juga terlibat aktif mendukung kesehatan ibu dan anak pascapersalinan. serta ada  juga program akselerasi KBPP Dimana terdapat nilai atau angka absolut yang meggambarkan secara detail target KBPP di Fasyankes,” tutup dr. Zamhir.


Penulis : Idris Chalik

Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu

Rilis : Selasa,(4/8/2026)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya