Selasa, 15 September 2026

Gubernur : PKK Garda Terdepan Dalam Pembangunan Keluarga, Sinergitas Lintas Sektor Kunci Kesuksesan 10 Program Pokok

Foto: Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan pada Puncak Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak PKK di Hotel Grage Horizon Bengkulu (27/8/2026).

Bengkulu,- Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan menegaskan peran strategis Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sebagai garda terdepan dalam pembangunan keluarga. PKK perlu membangun kerjasama lintas sektor karena sinergitas kunci utama suksesnya pelaksanaan program pokok organisasi wanita tersebut.

"Dibangunnya sinergitas melalui peningkatan kapasitas dan penerapan 10 Program Pokok PKK dinilai memiliki posisi penting dalam memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga," hal itu disampaikan Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 di Bengkulu, Kamis, (27/8/2026).

Menurut Gubernur, keluarga merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, berbagai program yang menyentuh kehidupan keluarga perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia menekankan, penerapan 10 Program Pokok PKK tidak sebatas kegiatan organisasi, tetapi harus mampu menjadi gerakan nyata dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan hingga penguatan karakter keluarga.

Sinergi PKK dengan program pembangunan pemerintah juga dinilai penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan keluarga, termasuk pencegahan stunting, peningkatan gizi keluarga, penguatan ekonomi, perlindungan perempuan dan anak serta peningkatan kualitas lingkungan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., kepada pewarta menyampaikan bahwa, sinergitas antara Tim Penggerak PKK dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN dalam mewujudkan ketahanan keluarga berakar kuat pada 10 Program Pokok PKK, khususnya yang bersinggungan dengan bidang kesehatan, pendidikan, dan perencanaan keluarga.

Foto: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid., hadir pada Puncak Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak PKK di Hotel Grage Horizon Bengkulu (27/8/2026).

Kerjasama antar dua lembaga tersebut, kata dr. Zamhir telah berlangsung lama melalui program Gerak PKK KB Kesehatan. Yang diatur Peraturan Presiden No. 99 Tahun 2017 Tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Secara Nasional. Dan, Instruksi Bersama (Mendagri, Menkes, dan Kepala BKKBN) Tentang Keputusan lintas sektoral historis seperti pembentukan Posyandu dan keterpaduan KB-Kesehatan yang memperkuat aksi di tingkat akar rumput.

"Program PKK KB Kesehatan adalah sinergi antara Tim Penggerak PKK dan instansi terkait untuk meningkatkan kualitas keluarga melalui pemberdayaan masyarakat di bidang keluarga berencana, kesehatan, dan kesejahteraan," ujar Zamhir, Kamis,(27/8/2026).

Titik singgung PKK - Kemendukbangga/BKKBN bergerak bersama dalam mendukung pencegahan stunting melalui kegiatan Posyandu, edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Penguatan program Keluarga Berencana (KB) dan pendampingan keluarga melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat akar rumput hingga ke Kampung KB, itu terdapat dalam pragram perencanaan sehat (Program Pokok ke-10).(irs)


Penulis : Idris Chalik

Editor : Tim Kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu

Rilis : Kamis,(27/8/2026).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Lainnya